Minggu, 11 Oktober 2015

Manajemen dan Tata Kerja

Manajemen

Manajemen adalah seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen secara universal belum memiliki difenisi yang tepat dan dapat diterima. Mary Parker Follet mendifinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan tapi melalui orang lain, artinya seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
Untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien, manajemen perlu melewati beberapa proses , yaitu proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya.

Tata Kerja

Tata Kerja adalah cara dimana yang bertujuan untuk mencapai tingkat efesien dan maksimal dengan cara melaksanakan suatu pekerjaan dengan benar dan berhasil sesuai dengan apa yang telah direncanakan.
Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber – sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula.
Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk :
a) Menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
b) Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan.
c) Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.
Jadi hubungan antara manajemen dan tata kerja dapat dilukiskan seperti dibawah ini : Manajemen : Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.
Tata Kerja : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.

Hubungan Manajemen dan Tata Kerja

Manajemen dan Tata Kerja merupakan faktor utama dalam tercapai nya target, seperti manajemen yang teroganisir dan tata kerja yang terencana dengan baik akan mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang ditetapkan,
KESIMPULAN
Kesimpulannya adalah bahwa Manajemen, Tata Kerja, dan Organisasi adalah suatu satu kesatuan yang saling berkesinambungan antara satu dengan yang lainnya. Dimana tidak dapat dipisahkan, karena kenapa? Sebuah organisasi tidak akan berjalan dengan baik apabila tidak ada  manajemen yang baik dan manajemen yang baik tidak aka nada apabila tidak mempunyai tata kerja yang baik pula.
Sumber : http://bangbiw.com/pengertian-tentang-organisasi-manajemen-dan-tata-kerja/
              https://dheopasti.wordpress.com/2010/10/27/organisasi-manajemen-dan-tata-kerja/

Analisis Mengenai Perkembangan IT pada Pendidikan

Teknologi informasi merupakan sebutan lain dari teknologi komputer, yangdikhususkan untuk pengolahan data menjadi informasi yang bermanfaat baik untuk individumaupun untuk kelompok atau organisasi. Organisasi yang begitu banyak jumlahnya diIndonesia dan berbagai bidang juga banyak menerapkan teknologi informasi untukmengefektifkan serta mengefisiensikan kinerja organisasi. Salah satu organisasi yang banyakmemanfaatkan dan menerapkan teknologi informasi adalah organisasi pendidikan.
        Teknologi informasi mampu memberikan kemudahan pihak pengelola menjalankankegiatannya dan meningkatkan kredibilitas dan akuntabilitas sekolah dimata siswa, orang tuasiswa, dan masyakat umumnya. Penerapan teknologi informasi untuk menunjang proses pendidikan telah menjadi kebutuhan bagi lembaga pendidikan di Indonesia. Pemanfaatanteknologi informasi ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas bagi manajemen pendidikan. Keberhasilan dalam peningkatan efisiensi dan produktivitas  bagi manajemen pendidikan akan ikut menentukan kelangsungan hidup lembaga pendidikanitu sendiri.
      Penghematan waktu dan kecepatan penyajian informasi akibat penerapan teknologiinformasi tersebut akan memberikan kesempatan kepada guru dan pengurus sekolah untukmeningkatkan kualitas komunikasi dan pembinaan kepada siswa. Dengan demikian siswaakan merasa lebih dimanusiakan dalam upaya mengembangkan kepribadian dan pengetahuannya.

      Salah satu contoh penerapan Teknologi Informasi dalam bidang pendidikan yaitu e-learning

Kelebihan dan Kekurangan dari penerapan TI di pendidikan :

Kelebihan :
Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan.
Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan.
Kemajuan Teknologi Informasi juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconferenceyang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena penerapan sistem Teknologi Informasi.
Kekurangan :
Kemajuan TIK juga akan semakin mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.
Walaupun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah system tanpa celah, akan tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan berakibat fatal.
Saran dan Solusi dari Kekurangan tersebut :

Saran :      
    Perkembangan dunia di era globalisasi ini memang banyak menuntut perubahan ekosistem pendidikan nasional yang lebih baik dan mampu bersaing secara sehat dalam segala bidang. Salah satu cara yang harus dilakukan bangsa Indonesia agar tidak semakin ketinggalan dengan negara-negara lain adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikannya terlebih dahulu. Namun agar mutu pendidikan di Indonseia dapat meningkat secara merata maka harus ada pemerataan pendidikan diantaranya pemerintah dan pihak sekolah harus memperhatikan sarana dan prasarana di sekolah karena dalam penyelengaraan pendidikan, sarana prasaran sangat di butuhkan untuk menghasilkan KBM yang efektif dan efisien.


Solusi :
Menggunakan IT tidak harus bersifat plagiatis karena kita sendiri dapat melakukan sesuatu hal dengan hasil pemikiran sendiri.
Menggunakan IT harus dengan teliti agar tidak terjadinya kesalahan atau kecerobohan
Sumber :

http://nurmadiah62.blogspot.co.id/2012/12/permasalahan-pendidikan-tentang-sarana.html

http://nandokejari.blogspot.co.id/

http://swarswaworuntu.blogspot.co.id/2013/03/10-kelebihan-dan-kekurangan-teknologi.html

http://www.academia.edu/5452098/PERKEMBANGAN_TEKNOLOGI_INFORMASI_DALAM_PENDIDIKAN

Senin, 05 Oktober 2015

MANFAAT & DAMPAK NEGATIF DARI KECERDASAN BUATAN DI BIDANG BISNIS

Definisi Kecerdasan Buatan
 Tidak ada definisi yang memuaskan untuk kecerdasan. Kecerdasan dapat diartikan sebagai kemampuan untuk memperoleh pengetahuan dan menggunakannya atau kecerdasan adalah apa yang di ukur oleh sebuah ”test kecerdasan”.
Apa kecerdasan buatan itu? Bagian dari ilmu pengetahuan komputer ini khusus ditujukan dalam perancangan otomatisasi tingkah laku cerdas dalam sistem kecerdasan komputer. Sistem memperlihatkan sifat-sifat khas yang dihubungkan dengan kecerdasan dalam kelakuan atau tindak-tanduk yang sepenuhnya bisa menirukan beberapa fungsi otak manusia, seperti pengertian bahasa, pengetahuan, pemikiran, pemecahan masalah, dan lain sebagainya.
Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) didefinisikan sebagai kecerdasan yang ditunjukkan oleh suatu entitas buatan. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (Komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf dan robotika.
Walaupun AI memiliki konotasi fiksi ilmiah yang kuat, AI membentuk cabang yang sangat penting pada ilmu komputer, berhubungan dengan perilaku, pembelajaran dan adaptasi yang cerdas dalam sebuah mesin. Penelitian dalam AI menyangkut pembuatan mesin untuk mengotomatisasikan tugas-tugas yang membutuhkan perilaku cerdas. Termasuk contohnya adalah pengendalian, perencanaan dan penjadwalan, kemampuan untuk menjawab diagnosa dan pertanyaan pelanggan, serta pengenalan tulisan tangan, suara dan wajah. Hal-hal seperti itu telah menjadi disiplin ilmu tersendiri, yang memusatkan perhatian pada penyediaan solusi masalah kehidupan yang nyata. Sistem AI sekarang ini sering digunakan dalam bidang ekonomi, obat-obatan, teknik dan militer, seperti yang telah dibangun dalam beberapa aplikasi perangkat lunak komputer rumah dan video game.
Aplikasi komputer buatan cerdas yang berguna dalam berbagai bidang bisnis, serta untuk hiburan, kesehatan, sektor keuangan, dan pertahanan nasional. Karena kenyataan bahwa AI digunakan untuk berbagai tujuan, ada langkah-langkah yang berbeda dari keberhasilan, tergantung pada jenis AI. Di bidang intelijen bisnis, AI menawarkan banyak manfaat, dan kesuksesan diukur dengan keuntungan dan kerugian, bukan oleh kemampuan program untuk muncul manusia. 

AI Aplikasi Business Intelligence

Satu area di mana pemrograman AI sangat berguna adalah bidang intelijen bisnis. Aspek perencanaan bisnis mengacu pada kemampuan untuk menggunakan informasi untuk mendapatkan keunggulan kompetitif atas pesaing. Data mining adalah alat penting dalam intelijen bisnis, karena fakta bahwa tren adalah aspek yang sangat penting untuk meningkatkan pangsa pasar.
Data mining menganalisis tren, apakah mereka harga tren, tren penjualan, atau jumlah kecelakaan di tempat kerja tertentu. Setiap data yang dikumpulkan untuk program AI dapat digunakan untuk memprediksi perkembangan masa depan (Untuk informasi lebih lanjut tentang penggunaan data, membaca pertambangan: Teks Analytics di Perangkat Lunak Data Mining ). Hal ini dapat bermanfaat bagi perusahaan kecil yang membutuhkan keunggulan kompetitif, atau bisnis yang lebih besar dengan tepi untuk menjaga. 

Data Mining dan Strategi Bisnis

Ada banyak kegunaan yang berbeda untuk data mining dalam penciptaan strategi bisnis. Dengan menggunakan program AI untuk menganalisis data bisnis, pemilik bisa mendapatkan pemahaman yang lebih luas dari lingkungan bisnis mereka, dalam rangka untuk membuat keputusan bisnis intelijen yang lebih baik dan lebih cepat. Semua perusahaan menggunakan AI untuk menganalisa pola yang berkaitan dengan bisnis mereka bekerja untuk memaksimalkan keuntungan, dan meminimalkan kerugian.
Sebuah bisnis ritel dapat menggunakan data mining untuk menemukan produk yang menjual lebih banyak pada hari yang berbeda dalam seminggu, dalam rangka untuk memaksimalkan penjualan.
Pemilik website menggunakan data mining untuk menentukan iklan yang lebih efektif, berdasarkan jumlah klik.
Pemilik kasino dapat menggunakan data mining untuk menemukan pola dalam pilihan mesin slot, dalam rangka untuk mengubah penempatan mesin, dan memastikan bahwa lalu lintas lebih masuk ke mesin lebih mahal.

AI Aplikasi dan Bisnis

Dalam perekonomian saat ini, perusahaan perlu menggunakan setiap alat yang mereka miliki untuk mengalahkan kompetisi. Sementara program komputer buatan cerdas memerlukan investasi awal, mereka dapat bernilai baik biaya jangka panjang manfaat. 

Macam – Macam Kecerdasan Buatan
Ada banyak jenis kecerdasan buatan, setidaknya ada lima jenis kecerdasan buatan yang sering kita temui, yaitu :
    1. Jaringan Syaraf Buatan (Artificial Neural Networks),
      Merupakan sekelompok jaringan saraf 
      (neuron) buatan yang menggunakan model matematis atau komputasi untuk pemrosesan informasi berdasarkan pendekatan terhubung pada komputasi. Pada kebanyakan kasus, JST merupakan sistem adaptif yang merubah strukturnya berdasarkan informasi eksternal maupun internal yang mengalir melalui jaringan tersebut.
  1. Logika Fuzzy (Fuzzy Logics)
  2. Algoritma Genetik (Genetic Algorithms),
    Algoritma Genetik biasanya digunakan dibidang kedokteran, misal untuk menganalisis DNA.
  3. Robotika (Robotics),
    AI ini banyak digunakan di pabrik. Biasanya dibuat untuk melakukan kegiatan otomatisasi, misal dalam PLC (Programmable Logic Contro
  4. Permainan Komputer (Games),
    AI jenis ini yang paling disukai oleh anak-anak, misal untuk memainkan game Age of Mythology atau Counter Strike.

Dampak Negatif Kecerdasan Buatan di Bidang Bisnis

  • Dengan mudah melakukan transaksi di Internet akan memfasilitasi juga menyebabkan transaksi yang dilarang sebagai selundupan transaksi atau transaksi narkoba.
  • Hal ini sering terjadi adalah pembobolan sebuah lembaga atau rekening perorangan yang mengakibatkan kerugian finansial yang besar.
  • Dengan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan banyak kasus penipuan dalam perdagangan online.
  • Perlawanan Membeli online. Untuk orang awam yang belum pernah bertransaksi secara online, akan merasa canggung ketika mereka harus bertransaksi tanpa tatap muka atau melihat penjual. Belum lagi rasa takut jika pembayaran tidak dikirim atau tidak diterima. Atau barang tidak dikirim, atau bahkan barang dikirim tetapi tidak diterima.
  • Kekekrasan dan Gore. Kekejaman dan kesadisan juga ditampilkan dalam dunia bisnis internet. Karena segi bisnis dan isi di internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara untuk dapat menjual situs mereka, salah satunya dengan menunjukkan hal-hal yang tabu.
  • Carding. Karena sifatnya yang langsung (real time), bagaimana menggunakan belanja kartu kredit Anda adalah yang paling banyak digunakan di dunia internet. Internetpun kebanyakan penjahat melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi keberadaan transaksi (menggunakan kartu kredit) secara online dan mencatat kode kartu yang digunakan. Selanjutnya mereka menggunakan daptkan data mereka untuk melakukan kejahatan.

Sumber : http://wine-homework.blogspot.co.id/2010/03/kecerdasan-buatan-dan-manfaat-latar.html
                http://projectofalfian.blogspot.co.id/2015/10/kecerdasan-buatan-bagi-dunia-bisnis.html

Sabtu, 03 Oktober 2015

Manajemen dan Organisasi

Manajemen dan Organisasi, dari kata tersebut kita pastinya langsung bertanya-tanya. Apakah ada hubungannya manajemen dengan organisasi?  ya, tentu saja ada. Penulis akan menjelaskan secara singkat hubungan manajemen dan organisasi. Monggo disimak...

Pengertian Organisasi sudah penulis jelaskan di postingan sebelumnya, jadi oenulis akan menambahkan apa itu manajemen.

Manajemen
Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.


Manajemen adalah "proses dan kegiatan pelaksanaan usaha memimpin dan menunjukan arah penyelenggaraan tugas suatu organisasi di dalam mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan".

Dan hubungan manajemen dengan organisasi sebagai berikut:

Manajemen dan Organisasi memiliki hubungan yang erat, untuk mencapai suatu tujuan maka dibutuhkan kerja team atau berorganisasi, ibaratkan di suatu perusahaan seorang manajer membagikan tugas kepada anggota team nya yang terdiri dari 10 orang, 2 orang pertama mempunyai tugas menulis, 2 orang berikutnya mempunyai tugas mengedit, 2 orang selanjutnya mempunyai tugas memposting dan begitu selanjutnya, hingga menjadikan kerja sama team yang solid antara manajer dan organisasi.



Sumber:  http://rizkypratama95.blogspot.co.id/2014/09/hubungan-manajemen-dan-organisasi.html?m=1
              Ordway Tead yang disadur oleh Drs. He. Rosyidi dalam buku "Organisasi dan Manajemen"

Senin, 28 September 2015

Peran Database Management System (DBMS) di Dunia Perusahaan

Saat ini penerapan teknologi informasi dan komunikasi diperlukan dalam dunia bisnis sebagai alat bantu dalam upaya memenangkan persaingan. Pembangunan Teknologi Informasi Perusahaan dilakukan secara bertahap sebelum sebuah sistem holistik atau menyeluruh selesai dibangun, hal tersebut disesuaikan dengan kekuatan sumber dayayang dimiliki. Dalam penerapannya rencana strategis TeknologiInformasi senantiasa diselaraskan dengan Rencana Perusahaan, agar setiap penerapan Teknologi Informasi dapat memberikan nilai bagi Perusahaan. Mengacu kepada Arsitektur Teknologi Informasi Perusahaan pembangunan, penerapan Teknologi Informasi yang dilakukan dikategorikan sebagai berikut :

· Aplikasi Teknologi Informasi yang menjadi landasan dari berbagai aplikasi lain yang ada di dalam Perusahaan antara lain sistem operasi, basis data, network management dan lain-lain.

Beberapa penerapan dari Teknologi Informasi dan Komunikasi antara lain dalam perusahaan, dunia bisnis, sektor perbankan, pendidikan, dan kesehatan. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi banyak digunakan para usahawan. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi menyebabkan perubahan bada kebiasaan kerja. 

Untuk dapat mengetahui andil departemen IT di perusahaan adalah dengan mengetahui keuntungan-keuntungan penerapan teknologi IT di perusahaan tersebut, misalnya :

1. Yang tadinya manual menjadi otomatis, dan hal ini mengurangi biaya untuk tenaga kerjanya, biaya untuk kertas, alat tulis, dll.

2. Waktu mengerjakan yang lebih cepat dengan adanya IT

3. Pengambilan keputusan yang lebih cepat, karena dengan IT maka data yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan cepat

4. Dengan penerapan teknologi IT kita akan dapat menghemat biaya promosi dan pemasaran, karena promosi lewat web site.

 
Pengertian Database


Database atau basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer yang dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, struktur data dan juga batasan-batasan data yang akan disimpan. Basis data merupakan aspek yang sangat penting dalam sistem informasi dimana basis data merupakan gudang penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut. Basis data menjadi penting karena dapat meng-organisasi data, menghidari duplikasi data, hubungan antar data yang tidak jelas dan juga update yang rumit.

Proses memasukkan dan mengambil data serta media penyimpanan data memerlukan perangkat lunak yang disebut dengan sistem manajemen basis data (database management system (DBMS). DBMS merupakan sistem perangkat lunak yang memungkinkan pengguna database (database user) untuk memelihara, mengontrol dan mengakses data secara praktis dan efisien. Dengan kata lain semua akses ke basis data akan ditangani oleh DBMS. Ada beberapa fungsi yang harus ditangani DBMS yaitu mengolah pendefinisian data, menangani permintaan pemakai untuk mengakses data, memeriksa sekuriti dan integriti data yang didefinisikan oleh DBA (Database Administrator), menangani kegagalan dalam pengaksesan data yang disebabkan oleh kerusakan sistem maupun disk dan menangani untuk kerja semua fungsi secara efisien.

contoh perusahaan yang menggunakan IT dibidang database (DBMS) yaitu Carrefour Market. Didalam perusahaan ini DBMS digunakan untuk menghitung jumlah barang, keuntungan, laba, dll dengan lebih efisien dan cepat. dan tentunya dengan adanya peran DBMS dapat meringankan pekerjaan.
 

Referensi : 
https://kamalieizzanblog.wordpress.com/tik/peranan-tik-dalam-perusahaan/ 

http://www.termasmedia.com/65-pengertian/69-pengertian-database.html

Minggu, 27 September 2015

ARTI PENTINGNYA ORGANISASI dan METODE [Pertemuan 1]

Pengertian Organisasi [Softskill]

Yang dimaksud dengan organisasi yaitu sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujua bersama. Dengan kata lain, organisasi adalah sistem kerjasama antara dua orang atau lebih, atau organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian tujuan bersama, organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerja sama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.


 Di atas merupakan pengertian-pengertian mengenai organisasi secara umum, namun dibawah ini merupakan pengertian-pengertian organisasi dari beberapa ahli :

1. Organisasi Menurut Stoner
Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan orang-orang di bawah pengarahan manajer (pimpinan) untuk mengejar tujuan bersama.

2. Organisasi Menurut James D. Mooney
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.

3. Organisasi Menurut Chester I. Bernard
Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Organisasi adalah sebagai proses pembagian tugas atau pekerjaan, mengatur pegawai-pegawai untuk memikul tugas atau perkerjaan dari suatu badan usaha. (Yoseph Kingsbury dan Robert Wilcox) 

Organisasi merupakan suatu kegiatan atau suatu proses menghimpun atau mengatur kelompok-kelompok yang saling mengadakan hubungan dari unit perwakilan kedalam suatu pekerjaan yang menyeluruh. (Haleigh B. Trecker)

organisasi adalah orang-orang yang bekerjasama dengan mengandung ciri-ciri dari hubungan kemanusiaan yang timbul didalam kegiatan kelompok. (Jhon D. Millet) 
Organisasi adalah merupakan struktur  dari pada hubungan -hubungan atas dasar wewenang dan bersifat tetap dalam suatu sistem administrasi. (Dwigh Waldo) 
Organisasi merupakan pola komunikasi yang kompleks dan hubungan-hubungan lain dalam suatu kelompok manusia. (Herbert A. Simon)

Pengertian / Definisi Organisasi Informal dan Organisasi
 
1. Organisasi Formal
Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama sadar, serta dengan hubungan kerja yang rasional.
Contoh : Perseroan terbatas, Sekolah, Negara, dan lain sebagainya.

2. Organisasi Informal
Organisasi informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari. 
Contoh : Arisan ibu-ibu sekampung, belajar bersama anak-anak SD dan lain-lain.

MANAJEMEN dan ORGANISASI

Manajemen dan Organisasi, dari kata tersebut kita pastinya langsung bertanya-tanya. Apakah ada hubungannya manajemen dengan organisasi?  ya, tentu saja ada. Penulis akan menjelaskan secara singkat hubungan manajemen dan organisasi. Monggo disimak...

Pengertian Organisasi sudah penulis jelaskan di postingan sebelumnya, jadi oenulis akan menambahkan apa itu manajemen.

Manajemen
Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.


Manajemen adalah "proses dan kegiatan pelaksanaan usaha memimpin dan menunjukan arah penyelenggaraan tugas suatu organisasi di dalam mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan".
Dan hubungan manajemen dengan organisasi sebagai berikut:

Manajemen dan Organisasi memiliki hubungan yang erat, untuk mencapai suatu tujuan maka dibutuhkan kerja team atau berorganisasi, ibaratkan di suatu perusahaan seorang manajer membagikan tugas kepada anggota team nya yang terdiri dari 10 orang, 2 orang pertama mempunyai tugas menulis, 2 orang berikutnya mempunyai tugas mengedit, 2 orang selanjutnya mempunyai tugas memposting dan begitu selanjutnya, hingga menjadikan kerja sama team yang solid antara manajer dan organisasi.

MANAJEMEN dan TATA KERJA

Manajemen

Manajemen adalah seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen secara universal belum memiliki difenisi yang tepat dan dapat diterima. Mary Parker Follet mendifinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan tapi melalui orang lain, artinya seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
Untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien, manajemen perlu melewati beberapa proses , yaitu proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya.

Tata Kerja

Tata Kerja adalah cara dimana yang bertujuan untuk mencapai tingkat efesien dan maksimal dengan cara melaksanakan suatu pekerjaan dengan benar dan berhasil sesuai dengan apa yang telah direncanakan.
Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber – sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula.
Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk :
a) Menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
b) Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan.
c) Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.
Jadi hubungan antara manajemen dan tata kerja dapat dilukiskan seperti dibawah ini : Manajemen : Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.
Tata Kerja : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.

Hubungan Manajemen dan Tata Kerja

Manajemen dan Tata Kerja merupakan faktor utama dalam tercapai nya target, seperti manajemen yang teroganisir dan tata kerja yang terencana dengan baik akan mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang ditetapkan,
KESIMPULAN
Kesimpulannya adalah bahwa Manajemen, Tata Kerja, dan Organisasi adalah suatu satu kesatuan yang saling berkesinambungan antara satu dengan yang lainnya. Dimana tidak dapat dipisahkan, karena kenapa? Sebuah organisasi tidak akan berjalan dengan baik apabila tidak ada  manajemen yang baik dan manajemen yang baik tidak aka nada apabila tidak mempunyai tata kerja yang baik pula.

MANAJEMEN, ORGANISASI dan TATA KERJA

Manajemen

Manajemen adalah seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen secara universal belum memiliki difenisi yang tepat dan dapat diterima. Mary Parker Follet mendifinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan tapi melalui orang lain, artinya seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
Untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien, manajemen perlu melewati beberapa proses , yaitu proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya.

Organisasi

Pada dasarnya Organisasi adalah  tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, kerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (sumber daya seperti uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi

Tata Kerja

Tata Kerja adalah cara dimana yang bertujuan untuk mencapai tingkat efesien dan maksimal dengan cara melaksanakan suatu pekerjaan dengan benar dan berhasil sesuai dengan apa yang telah direncanakan.
team work

Hubungan Manajemen dan Organisasi

Manajemen dan Organisasi memiliki hubungan yang erat, untuk mencapai suatu tujuan maka dibutuhkan kerja team, ibaratkan di suatu perusahaan seorang manajer membagikan tugas kepada anggota team nya yang terdiri dari 10 orang, 2 orang pertama mempunyai tugas menulis, 2 orang berikutnya mempunyai tugas mengedit, 2 orang selanjutnya mempunyai tugas memposting dan begitu selanjutnya, hingga menjadikan kerja sama team yang solid antara manajer dan organisasi.

Hubungan Manajemen dan Tata Kerja

Manajemen dan Tata Kerja merupakan faktor utama dalam tercapai nya target, seperti manajemen yang teroganisir dan tata kerja yang terencana dengan baik akan mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang ditetapkan,

Hubungan Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja

Hal ini tentang bagaimana caranya seorang manager memanajemen bawahannya melalui beberapa proses perancaan, seperti yang dikatakan Mary Parker Follet manajer harus mempersiapkan proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya. Lalu sekarang pembagian tugas yang diberikan ke organisasi, untuk mendapatkan  hasil yang baik dengan cara bekerja sama, dan perencanaan tata kerja harus mencapai tingkat efesien dan maksimal.

 Referensi :

https://dhiedotorg.wordpress.com/2011/09/25/pengertian-definisi-arti-organisasi-dan-unsur-unsurnya/

https://wikipedia.org

Drs. Ig. Wursanto dalam bukunya Dasar-dasar ilmu organisasi, Tahun 2002, terbitan Andi Yogyakarta, halaman 52 s.d 53 
 http://rizkypratama95.blogspot.co.id/2014/09/hubungan-manajemen-dan-organisasi.html?m=1
  Ordway Tead yang disadur oleh Drs. He. Rosyidi dalam buku "Organisasi dan Manajemen" 
 http://bangbiw.com/pengertian-tentang-organisasi-manajemen-dan-tata-kerja/
 https://dheopasti.wordpress.com/2010/10/27/organisasi-manajemen-dan-tata-kerja/
 http://bangbiw.com/pengertian-tentang-organisasi-manajemen-dan-tata-kerja/

Jumat, 03 Juli 2015

HUBUNGAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN [SOFTSKILL] ILMU BUDAYA DASAR

Nama : Singgih Kurniawan Putra
NPM  : 1A114294
Kelas  : 1KA06
 TUGAS SOFTSKILL ILMU BUDAYA DASAR
 
HUBUNGAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
 
Manusia selaku makhluk yang memiliki akal dan fikiran mempunyai rasa untuk melestarikan sesuatu yang dianggap berguna untuk keturunan-keturunannya. Sesuatu yang dilestarikan itu bisa berbentuk budaya, adat istiadat, atau norma-norma yang dianggap penting. Manusia sebagai makhluk sosial sudah pasti memiliki rasa untuk melestarikan budaya.
    Budaya sendiri tidak akan ada jika manusia tidak membuat budaya tersebut atau melestarikannya karena budaya identik dengan sesuatu yang diturunkan dari suatu generasi ke generasi lain. Budaya seringkali dianggap sebagai kesenian atau adat istiadat. Namun budaya tidak hanya sebatas itu saja. Budaya bias kita anggap sebagai sesuatu yang ada pada diri manusia. Karena pada hakikatnya budaya bersumber dari manusia itu sendiri.

  Manusia dan kebudayaan adalah sesuatu yang saling berkaitan satu dengan lainnya yang tidak dapat terpisahkan dalam interaksi manusia dengan lingkungannya. Manusia dan kebudayaan saling berinteraksi secara timbal balik yang memberikan banyak pengaruh baik maupun buruk terhadap kehidupan manusia dengan lingkungannya. Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia.

   Dalam ilmu sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, yang artinya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Kebudayaan juga disebut sebagai superorganic yaitu sebagai sesuatu yang secara turun temurun diwariskan dari satu generasi ke generasi lainnya. 

   Kebudayaan di masyarakat dibuat oleh nenek moyang kita dan kita sebagai manusia dipaksa harus beradaptasi mengatasi masalah-masalah yang terjadi di kehidupan sosial masyarakat sehingga dibentuklah sebuah kebudayaan yang dapat memecahkan masalah sosial tersebut sehingga semua masyarakat dapat mematuhi, mengikuti dan menghormati kebudayaan tersebut agar hubungan manusia dengan lingkungannya dan kebudayannya memiliki sistem yang jelas, nyata dan teratur. Faktor penting dari hubungan manusia dan kebudayaan adalah manusia. Tanpa manusia suatu kebudayaan tidak dapat terbentuk dengan sendirinya. Oleh karena itu peran manusia dalam pembentukkan kebudayaan sangat penting.


CONTOH HUBUNGAN MANUSIA DAN KEBUDAYAN 
  
  1. Kebudayaan berdasarkan adat-istiadat, contohnya : Di Jawa Barat dalam suatu pernikahan yang melamar laki-laki, tetapi di Minangkabau yang melamar adalah perempuan.
  2. Kebudayaan berdasarkan agama, contohnya : Di dalam agama Islam, alkohol, dan makan daging babi dan anjing dilarang tetapi di agama lain tidak diharamkan.
  3. Kebudayaan berdasarkan kebiasaan, contohnya : Di Negara barat atau Eropa seperti Amerika Serikat seks bebas tidak dilarang, tetapi di Negara timur seperti Indonesia seks bebas sangat dilarang.
  4. Kebudaaan berdasarkan kelas sosial, contohna : Wanita di kelas sosial yang tinggi memilih untuk menjadi wanita karir, sedangkan wanita yang berada di kelas bawah memilih menjadi ibu rumah tangga yang mengurus keluarganya.
  5. Kebudayaan berdasarkan tempat tinggal (lingkungan), contohnya : Kebersihan di pasar berbeda dengan kebersihan di perumahan, jika di pasar banyak sampah berserakan sampah-sampah seperti sampah bekas sayuran tetapi di daerah komplek perumahan sangat bersih karena setiap warganya yang tinggal disitu bertanggung jawab atas setiap lingkungn sekitar rumahnya.