Sabtu, 24 Oktober 2015

Bekerjasama Dalam Team (Kelompok) [Pertemuan 2]

1. PENGERTIAN DAN KARAKTERISTIK KELOMPOK

Pengertian Kelompok
Kelompok adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang berinteraksi dan mereka saling bergantung (interdependent) dalam rangka memenuhi kebutuhan dan tujuan bersama, meyebabkan satu sama lain saling mempengaruhi (Cartwright&Zander, 1968; Lewin, 1948)

Muzafer Sherif
Kelompok sosial adalah kesatuan sosial yang terdiri dari dua atau lebih individu yang telah mengadakan interaksi sosial yang cukup intensif dan teratur, sehingga di antara individu itu sudah terdapat pembagian tugas, struktur dan norma-norma tertentu.

*Seseorang yang sama-sama berada di suatu tempat (perpustakaan, halte bus, dll) tetapi tidak berinteraksi dan memiliki tujuan sendiri-sendiri bukan termasuk kelompok, melainkan “agregat”.

Mengapa Orang bergabung dalam Kelompok?
Ternyata kelompok ada manfaatnya, yaitu:
a)      Orang-orang lain menjadi sumber informasi yang sangat penting
b)      Kelompok juga menjadi bagian penting dari identitas kita, yang mendefinisikan siapa diri kita.
c)      Kelompok membantu menegakan norma social, aturan, yang eksplisit atau implicit mengenai prilaku yang dapat diterima.

Karakteristik Kelompok
1.    Terdiri dari dua orang atau lebih dalam interaksi sosial baik  secara verbal maupun non verbal.
2.    Anggota kelompok harus mempunyai pengaruh satu sama lain supaya dapat diakui menjadi anggota suatu kelompok
3.    Mempunyai struktur hubungan yang stabil sehingga dapat menjaga anggota kelompok secara bersama dan berfungsi sebagai suatu unit.
4.    Anggota kelompok adalah orang yang mempunyai tujuan atau minat yang sama.
5.    Individu yang tergabung dalam kelompok, saling mengenal satu    sama lain serta dapat membedakan orang-orang yang bukan anggota kelompoknya.



2. TAHAPAN PEMBENTUKAN KELOMPOK

Tahap-tahap Pembentukan Kelompok 
Model pembentukan suatu kelompok pertama kali diajukan oleh Bruce Tackman (1965). Teori ini dikenal sebagai salah satu teori pembentukan kelompok yang terbaik dan menghasilkan banyak ide-ide lain setelah kosep ini dicetuskan.
Tahap 1 – Forming
Pada tahap ini kelompok baru saja dibentuk dan diberikan tugas. Anggota kelompok cenderung untuk bekerja sendiri dan walaupun memiliki itikad baik namun mereka belum saling mengenal dan belum saling percaya.
Tahap 2 – Storming
Kelompok mulai mengembangkan ide-ide berhubungan dengan tugas-tugas yang mereka hadapi. Mereka membahas isu-isu semacam masalah yang harus mereka selesaikan. Anggota kelompok saling terbuka dan mengkonfrontasi ide-ide dan perspektif mereka masing-masing. Pada beberapa kasus, tahap storming cepat selesai. Namun ada pula yang mandenk pada tahap ini.
Tahap 3 – Norming
Terdapat kesepakatan dan konsensus antara anggota kelompok. Peranan dan tanggung jawab telah jelas. Anggota kelompok mulai dapat mempercayai satu sama lain seiring dengan mereka melihat kontribusi masing-masing anggota untuk kelompok.
Tahap 4 – Performing
Kelompok dalam tahap ini dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lancar dan efektif tanpa ada konflik yang tidak perlu dan supervisi eksternal. Anggota kelompok saling bergantung satu sama lainnya dan mereka saling respect dalam berkomunikasi.
 Tahap 5 – Adjourning dan Transforming
Tahap dimana proyek berakhir dan kelompok membubarkan diri. Kelompok bisa saja kembali pada tahap mana pun ketika mereka mengalami perubahan.


 3. KEKUATAN TEAM WORK

Teamwork atau kerja sama tim merupakan bentuk kerja kelompok yang bertujuan untuk mencapai target yang sudah disepakati sebelumnya. Harus disadari bahwa teamwork merupakan peleburan berbagai pribadi yang menjadi satu pribadi untuk mencpai tujuan bersama. Tujuan tersebut bukanlah tujuan pribadi, bukan tujuan ketua tim, bukan pula tujuan dari pribadi paling populer di tim.
Dalam sebuah tim yang dibutuhkan adalah kemauan untuk saling bergandeng-tangan menyelesaikan pekerjaan. Bisa jadi satu orang tidak menyelesaikan pekerjaan atau tidak ahli dalam pekerjaan A, namun dapat dikerjakan oleh anggota tim lainnya. Inilah yang dimaksudkan dengan kerja tim, beban dibagi untuk satu tujuan bersama.
Saling mengerti dan mendukung satu sama lain merupakan kunci kesuksesan dari teamwork. Jangan pernah mengabaikan pengertian dan dukungan ini. Meskipun terjadi perselisihan antar pribadi, namun dalam tim harus segera menyingkirkannya terlebih dahulu. Bila tidak kehidupan dalam tim jelas akan terganggu. Bahkan dalam satu tim bisa jadi berasal dari latar belakang divisi yang berbeda yang terkadang menyimpan pula perselisihan. Makanya sangat penting untuk menyadari bahwa kebersamaan sebagai anggota tim di atas segalanya.
 
Berikut poin-poin teamwork yang baik:
1.       Teamwork adalah kerjasama dlm tim yang biasanya dibentuk dari beragam divisi dan kepentingan.
2.      Sama-sama bekerja bukanlah teamwork, itu adalah kerja individual.
3.      Filosofi teamwork: ‘saya mengerjakan apa yang Anda tidak bisa dan Anda mengerjakan apa yang saya tidak bisa.
4.      Ketika berada dalam teamwork, segala ego pribadi, sektoral, deparmen harus disingkirkan.
5.      Dalam teamwork yang dikejar untuk dicapai adalah target bersama, bukan individual.
6.      Keragaman individu dalam teamwork memang sebuah nilai plus namun bisa menjadi minus jika tidak ada saling pengertian.
7.      Saling pengertian terhadap karakter masing-masing anggota team akan menjadi modal sukses bersama.
8.     Jika setiap orang bekerjasama via bidang masing-masing, target korporasi pasti akan segera terealisasi.
9.      Individu yang egois mengejar target pribadi akan menghambat keberhasilan team. Bayangkan jika si A mengejar target A & si B mengejar target B, lalu target bersama bermuara kemana?
10.  Keahlian masing-masing sungguh menjadi anugerah dalam teamwork yang akan mempercepat proses pencapaian target.
11.   Kendalikan ego dan emosi saat bersama agar pergesekan tidak berujung pada pemboikotan kerjasama.
12.  Dengan pemahaman yang tinggi soal karakter individu dalam team, realisasi target tidak perlu waktu yang lama.
13.  Ingatlah selalu bahwa: ‘teamwork makes the dream work’.


4. IMPLIKASI MANAJERIAL

Implikasi menurut kamus besar Bahasa Indonesia berarti sebab oleh sebab itu implikasi manajerial di bidang team atau kelompok mengakibatkan banyaknya keuntungan yaitu kegiatan kelompok yang dapat lebih direncakan karena ada proses management team.


Reff :
https://sofiaribowo.wordpress.com/2013/06/22/pengertian-dan-karakteristik-kelompok/
http://myblogsoniaregina.blogspot.com/2013/04/bekerja-sama-dalam-team-kelompok.html
http://zhaxiann.blogspot.com/2013/04/bekerja-dalam-team-atau-kelompok.html

Sabtu, 17 Oktober 2015

Perkembangan Teknologi di Bidang Jaringan (Networking)

Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang menghubungkan dua node (komputer / device / virtual machine) atau lebih menggunakan media komunikasi berupa kabel (wire) atau tanpa kabel (wireless) sebagai perantara serta membutuhkan protokol-protokol komunikasi untuk bisa saling berbagi sumber daya seperti software atau data maupun perangkat keras seperti printer dan media penyimpanan.
Jaringan komputer memungkinkan kita bekerja bersama-sama untuk meningkatkan penggunaan sumber daya yang ada dalam sebuah perusahaan / organisasi, komunikasi dan arus informasi semakin cepat serta melindungi aset-aset penting perusahaan /organisasi yang semestinya diakses oleh pihak yang berwenang di dalamnya.
Perkembangan teknologi saat ini sudah sangat baik khususnya di bidang jaringan. Misalnya pada dunia mobile user, jaringan komputer yang tidak menggunakan kabel disebut juga dengan istilah jaringan wireless yang semakin banyak dimanfaatkan oleh pengguna komputer. Hal ini disebabkan karena kemudahan dari sistem wireless yang semakin mengurangi pengunaan teknologi kabel (wire) sebagai media untuk melalukan komunikasi data. Produk yang dihasilkan antara lain ; Penggunaan perangkat WiFi pada handset/handphone, adanya video call dan video streaming, video and live streaming, serta adanya fasilitas GPS.
Sedangkan dalam dunia perbankan, perkembangan teknologi informasi membuat para  perusahaan mengubah strategi bisnis dengan menempatkan teknologi sebagai unsur utama dalam proses inovasi produk dan jasa. Produk yang dihasilkan antar lain ; adanya transaksi berupa transfer uang via mobile maupun via teller, adanya ATM (Auto Teller Machine) pengambilan uang secara cash secara 24 jam, penggunaan database di bank – bank.

Sumber :
http://1305438.blog.upi.edu/2015/09/04/jaringan-komputer-pertemuan-1/

Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja

Pengertian Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja

Manajemen

Manajemen adalah seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen secara universal belum memiliki difenisi yang tepat dan dapat diterima. Mary Parker Follet mendifinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan tapi melalui orang lain, artinya seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
Untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien, manajemen perlu melewati beberapa proses , yaitu proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya.

Organisasi

Pada dasarnya Organisasi adalah  tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, kerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (sumber daya seperti uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi

Tata Kerja

Tata Kerja adalah cara dimana yang bertujuan untuk mencapai tingkat efesien dan maksimal dengan cara melaksanakan suatu pekerjaan dengan benar dan berhasil sesuai dengan apa yang telah direncanakan.
team work

Hubungan Manajemen dan Organisasi

Manajemen dan Organisasi memiliki hubungan yang erat, untuk mencapai suatu tujuan maka dibutuhkan kerja team, ibaratkan di suatu perusahaan seorang manajer membagikan tugas kepada anggota team nya yang terdiri dari 10 orang, 2 orang pertama mempunyai tugas menulis, 2 orang berikutnya mempunyai tugas mengedit, 2 orang selanjutnya mempunyai tugas memposting dan begitu selanjutnya, hingga menjadikan kerja sama team yang solid antara manajer dan organisasi.

Hubungan Manajemen dan Tata Kerja

Manajemen dan Tata Kerja merupakan faktor utama dalam tercapai nya target, seperti manajemen yang teroganisir dan tata kerja yang terencana dengan baik akan mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang ditetapkan,

Hubungan Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja

Hal ini tentang bagaimana caranya seorang manager memanajemen bawahannya melalui beberapa proses perancaan, seperti yang dikatakan Mary Parker Follet manajer harus mempersiapkan proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya. Lalu sekarang pembagian tugas yang diberikan ke organisasi, untuk mendapatkan  hasil yang baik dengan cara bekerja sama, dan perencanaan tata kerja harus mencapai tingkat efesien dan maksimal.

Sumber : http://bangbiw.com/pengertian-tentang-organisasi-manajemen-dan-tata-kerja/

Minggu, 11 Oktober 2015

Manajemen dan Tata Kerja

Manajemen

Manajemen adalah seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen secara universal belum memiliki difenisi yang tepat dan dapat diterima. Mary Parker Follet mendifinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan tapi melalui orang lain, artinya seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
Untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien, manajemen perlu melewati beberapa proses , yaitu proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya.

Tata Kerja

Tata Kerja adalah cara dimana yang bertujuan untuk mencapai tingkat efesien dan maksimal dengan cara melaksanakan suatu pekerjaan dengan benar dan berhasil sesuai dengan apa yang telah direncanakan.
Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber – sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula.
Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk :
a) Menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
b) Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan.
c) Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.
Jadi hubungan antara manajemen dan tata kerja dapat dilukiskan seperti dibawah ini : Manajemen : Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.
Tata Kerja : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.

Hubungan Manajemen dan Tata Kerja

Manajemen dan Tata Kerja merupakan faktor utama dalam tercapai nya target, seperti manajemen yang teroganisir dan tata kerja yang terencana dengan baik akan mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang ditetapkan,
KESIMPULAN
Kesimpulannya adalah bahwa Manajemen, Tata Kerja, dan Organisasi adalah suatu satu kesatuan yang saling berkesinambungan antara satu dengan yang lainnya. Dimana tidak dapat dipisahkan, karena kenapa? Sebuah organisasi tidak akan berjalan dengan baik apabila tidak ada  manajemen yang baik dan manajemen yang baik tidak aka nada apabila tidak mempunyai tata kerja yang baik pula.
Sumber : http://bangbiw.com/pengertian-tentang-organisasi-manajemen-dan-tata-kerja/
              https://dheopasti.wordpress.com/2010/10/27/organisasi-manajemen-dan-tata-kerja/

Analisis Mengenai Perkembangan IT pada Pendidikan

Teknologi informasi merupakan sebutan lain dari teknologi komputer, yangdikhususkan untuk pengolahan data menjadi informasi yang bermanfaat baik untuk individumaupun untuk kelompok atau organisasi. Organisasi yang begitu banyak jumlahnya diIndonesia dan berbagai bidang juga banyak menerapkan teknologi informasi untukmengefektifkan serta mengefisiensikan kinerja organisasi. Salah satu organisasi yang banyakmemanfaatkan dan menerapkan teknologi informasi adalah organisasi pendidikan.
        Teknologi informasi mampu memberikan kemudahan pihak pengelola menjalankankegiatannya dan meningkatkan kredibilitas dan akuntabilitas sekolah dimata siswa, orang tuasiswa, dan masyakat umumnya. Penerapan teknologi informasi untuk menunjang proses pendidikan telah menjadi kebutuhan bagi lembaga pendidikan di Indonesia. Pemanfaatanteknologi informasi ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas bagi manajemen pendidikan. Keberhasilan dalam peningkatan efisiensi dan produktivitas  bagi manajemen pendidikan akan ikut menentukan kelangsungan hidup lembaga pendidikanitu sendiri.
      Penghematan waktu dan kecepatan penyajian informasi akibat penerapan teknologiinformasi tersebut akan memberikan kesempatan kepada guru dan pengurus sekolah untukmeningkatkan kualitas komunikasi dan pembinaan kepada siswa. Dengan demikian siswaakan merasa lebih dimanusiakan dalam upaya mengembangkan kepribadian dan pengetahuannya.

      Salah satu contoh penerapan Teknologi Informasi dalam bidang pendidikan yaitu e-learning

Kelebihan dan Kekurangan dari penerapan TI di pendidikan :

Kelebihan :
Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan.
Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan.
Kemajuan Teknologi Informasi juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconferenceyang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena penerapan sistem Teknologi Informasi.
Kekurangan :
Kemajuan TIK juga akan semakin mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.
Walaupun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah system tanpa celah, akan tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan berakibat fatal.
Saran dan Solusi dari Kekurangan tersebut :

Saran :      
    Perkembangan dunia di era globalisasi ini memang banyak menuntut perubahan ekosistem pendidikan nasional yang lebih baik dan mampu bersaing secara sehat dalam segala bidang. Salah satu cara yang harus dilakukan bangsa Indonesia agar tidak semakin ketinggalan dengan negara-negara lain adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikannya terlebih dahulu. Namun agar mutu pendidikan di Indonseia dapat meningkat secara merata maka harus ada pemerataan pendidikan diantaranya pemerintah dan pihak sekolah harus memperhatikan sarana dan prasarana di sekolah karena dalam penyelengaraan pendidikan, sarana prasaran sangat di butuhkan untuk menghasilkan KBM yang efektif dan efisien.


Solusi :
Menggunakan IT tidak harus bersifat plagiatis karena kita sendiri dapat melakukan sesuatu hal dengan hasil pemikiran sendiri.
Menggunakan IT harus dengan teliti agar tidak terjadinya kesalahan atau kecerobohan
Sumber :

http://nurmadiah62.blogspot.co.id/2012/12/permasalahan-pendidikan-tentang-sarana.html

http://nandokejari.blogspot.co.id/

http://swarswaworuntu.blogspot.co.id/2013/03/10-kelebihan-dan-kekurangan-teknologi.html

http://www.academia.edu/5452098/PERKEMBANGAN_TEKNOLOGI_INFORMASI_DALAM_PENDIDIKAN

Senin, 05 Oktober 2015

MANFAAT & DAMPAK NEGATIF DARI KECERDASAN BUATAN DI BIDANG BISNIS

Definisi Kecerdasan Buatan
 Tidak ada definisi yang memuaskan untuk kecerdasan. Kecerdasan dapat diartikan sebagai kemampuan untuk memperoleh pengetahuan dan menggunakannya atau kecerdasan adalah apa yang di ukur oleh sebuah ”test kecerdasan”.
Apa kecerdasan buatan itu? Bagian dari ilmu pengetahuan komputer ini khusus ditujukan dalam perancangan otomatisasi tingkah laku cerdas dalam sistem kecerdasan komputer. Sistem memperlihatkan sifat-sifat khas yang dihubungkan dengan kecerdasan dalam kelakuan atau tindak-tanduk yang sepenuhnya bisa menirukan beberapa fungsi otak manusia, seperti pengertian bahasa, pengetahuan, pemikiran, pemecahan masalah, dan lain sebagainya.
Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) didefinisikan sebagai kecerdasan yang ditunjukkan oleh suatu entitas buatan. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (Komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf dan robotika.
Walaupun AI memiliki konotasi fiksi ilmiah yang kuat, AI membentuk cabang yang sangat penting pada ilmu komputer, berhubungan dengan perilaku, pembelajaran dan adaptasi yang cerdas dalam sebuah mesin. Penelitian dalam AI menyangkut pembuatan mesin untuk mengotomatisasikan tugas-tugas yang membutuhkan perilaku cerdas. Termasuk contohnya adalah pengendalian, perencanaan dan penjadwalan, kemampuan untuk menjawab diagnosa dan pertanyaan pelanggan, serta pengenalan tulisan tangan, suara dan wajah. Hal-hal seperti itu telah menjadi disiplin ilmu tersendiri, yang memusatkan perhatian pada penyediaan solusi masalah kehidupan yang nyata. Sistem AI sekarang ini sering digunakan dalam bidang ekonomi, obat-obatan, teknik dan militer, seperti yang telah dibangun dalam beberapa aplikasi perangkat lunak komputer rumah dan video game.
Aplikasi komputer buatan cerdas yang berguna dalam berbagai bidang bisnis, serta untuk hiburan, kesehatan, sektor keuangan, dan pertahanan nasional. Karena kenyataan bahwa AI digunakan untuk berbagai tujuan, ada langkah-langkah yang berbeda dari keberhasilan, tergantung pada jenis AI. Di bidang intelijen bisnis, AI menawarkan banyak manfaat, dan kesuksesan diukur dengan keuntungan dan kerugian, bukan oleh kemampuan program untuk muncul manusia. 

AI Aplikasi Business Intelligence

Satu area di mana pemrograman AI sangat berguna adalah bidang intelijen bisnis. Aspek perencanaan bisnis mengacu pada kemampuan untuk menggunakan informasi untuk mendapatkan keunggulan kompetitif atas pesaing. Data mining adalah alat penting dalam intelijen bisnis, karena fakta bahwa tren adalah aspek yang sangat penting untuk meningkatkan pangsa pasar.
Data mining menganalisis tren, apakah mereka harga tren, tren penjualan, atau jumlah kecelakaan di tempat kerja tertentu. Setiap data yang dikumpulkan untuk program AI dapat digunakan untuk memprediksi perkembangan masa depan (Untuk informasi lebih lanjut tentang penggunaan data, membaca pertambangan: Teks Analytics di Perangkat Lunak Data Mining ). Hal ini dapat bermanfaat bagi perusahaan kecil yang membutuhkan keunggulan kompetitif, atau bisnis yang lebih besar dengan tepi untuk menjaga. 

Data Mining dan Strategi Bisnis

Ada banyak kegunaan yang berbeda untuk data mining dalam penciptaan strategi bisnis. Dengan menggunakan program AI untuk menganalisis data bisnis, pemilik bisa mendapatkan pemahaman yang lebih luas dari lingkungan bisnis mereka, dalam rangka untuk membuat keputusan bisnis intelijen yang lebih baik dan lebih cepat. Semua perusahaan menggunakan AI untuk menganalisa pola yang berkaitan dengan bisnis mereka bekerja untuk memaksimalkan keuntungan, dan meminimalkan kerugian.
Sebuah bisnis ritel dapat menggunakan data mining untuk menemukan produk yang menjual lebih banyak pada hari yang berbeda dalam seminggu, dalam rangka untuk memaksimalkan penjualan.
Pemilik website menggunakan data mining untuk menentukan iklan yang lebih efektif, berdasarkan jumlah klik.
Pemilik kasino dapat menggunakan data mining untuk menemukan pola dalam pilihan mesin slot, dalam rangka untuk mengubah penempatan mesin, dan memastikan bahwa lalu lintas lebih masuk ke mesin lebih mahal.

AI Aplikasi dan Bisnis

Dalam perekonomian saat ini, perusahaan perlu menggunakan setiap alat yang mereka miliki untuk mengalahkan kompetisi. Sementara program komputer buatan cerdas memerlukan investasi awal, mereka dapat bernilai baik biaya jangka panjang manfaat. 

Macam – Macam Kecerdasan Buatan
Ada banyak jenis kecerdasan buatan, setidaknya ada lima jenis kecerdasan buatan yang sering kita temui, yaitu :
    1. Jaringan Syaraf Buatan (Artificial Neural Networks),
      Merupakan sekelompok jaringan saraf 
      (neuron) buatan yang menggunakan model matematis atau komputasi untuk pemrosesan informasi berdasarkan pendekatan terhubung pada komputasi. Pada kebanyakan kasus, JST merupakan sistem adaptif yang merubah strukturnya berdasarkan informasi eksternal maupun internal yang mengalir melalui jaringan tersebut.
  1. Logika Fuzzy (Fuzzy Logics)
  2. Algoritma Genetik (Genetic Algorithms),
    Algoritma Genetik biasanya digunakan dibidang kedokteran, misal untuk menganalisis DNA.
  3. Robotika (Robotics),
    AI ini banyak digunakan di pabrik. Biasanya dibuat untuk melakukan kegiatan otomatisasi, misal dalam PLC (Programmable Logic Contro
  4. Permainan Komputer (Games),
    AI jenis ini yang paling disukai oleh anak-anak, misal untuk memainkan game Age of Mythology atau Counter Strike.

Dampak Negatif Kecerdasan Buatan di Bidang Bisnis

  • Dengan mudah melakukan transaksi di Internet akan memfasilitasi juga menyebabkan transaksi yang dilarang sebagai selundupan transaksi atau transaksi narkoba.
  • Hal ini sering terjadi adalah pembobolan sebuah lembaga atau rekening perorangan yang mengakibatkan kerugian finansial yang besar.
  • Dengan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan banyak kasus penipuan dalam perdagangan online.
  • Perlawanan Membeli online. Untuk orang awam yang belum pernah bertransaksi secara online, akan merasa canggung ketika mereka harus bertransaksi tanpa tatap muka atau melihat penjual. Belum lagi rasa takut jika pembayaran tidak dikirim atau tidak diterima. Atau barang tidak dikirim, atau bahkan barang dikirim tetapi tidak diterima.
  • Kekekrasan dan Gore. Kekejaman dan kesadisan juga ditampilkan dalam dunia bisnis internet. Karena segi bisnis dan isi di internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara untuk dapat menjual situs mereka, salah satunya dengan menunjukkan hal-hal yang tabu.
  • Carding. Karena sifatnya yang langsung (real time), bagaimana menggunakan belanja kartu kredit Anda adalah yang paling banyak digunakan di dunia internet. Internetpun kebanyakan penjahat melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi keberadaan transaksi (menggunakan kartu kredit) secara online dan mencatat kode kartu yang digunakan. Selanjutnya mereka menggunakan daptkan data mereka untuk melakukan kejahatan.

Sumber : http://wine-homework.blogspot.co.id/2010/03/kecerdasan-buatan-dan-manfaat-latar.html
                http://projectofalfian.blogspot.co.id/2015/10/kecerdasan-buatan-bagi-dunia-bisnis.html

Sabtu, 03 Oktober 2015

Manajemen dan Organisasi

Manajemen dan Organisasi, dari kata tersebut kita pastinya langsung bertanya-tanya. Apakah ada hubungannya manajemen dengan organisasi?  ya, tentu saja ada. Penulis akan menjelaskan secara singkat hubungan manajemen dan organisasi. Monggo disimak...

Pengertian Organisasi sudah penulis jelaskan di postingan sebelumnya, jadi oenulis akan menambahkan apa itu manajemen.

Manajemen
Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.


Manajemen adalah "proses dan kegiatan pelaksanaan usaha memimpin dan menunjukan arah penyelenggaraan tugas suatu organisasi di dalam mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan".

Dan hubungan manajemen dengan organisasi sebagai berikut:

Manajemen dan Organisasi memiliki hubungan yang erat, untuk mencapai suatu tujuan maka dibutuhkan kerja team atau berorganisasi, ibaratkan di suatu perusahaan seorang manajer membagikan tugas kepada anggota team nya yang terdiri dari 10 orang, 2 orang pertama mempunyai tugas menulis, 2 orang berikutnya mempunyai tugas mengedit, 2 orang selanjutnya mempunyai tugas memposting dan begitu selanjutnya, hingga menjadikan kerja sama team yang solid antara manajer dan organisasi.



Sumber:  http://rizkypratama95.blogspot.co.id/2014/09/hubungan-manajemen-dan-organisasi.html?m=1
              Ordway Tead yang disadur oleh Drs. He. Rosyidi dalam buku "Organisasi dan Manajemen"